Pandeglang – Kepolisian Resor Pandeglang menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Upacara ini diikuti oleh pejabat utama, gabungan staf, personel, dan ASN Polres Pandeglang sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan, mengamalkan, dan mengembangkan Pancasila sebagai sumber nilai yang telah teruji dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Minggu 1 Oktober 2023.
Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah, mengungkapkan pentingnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai wujud komitmen dalam menjaga dan menghayati nilai-nilai luhur Pancasila. Pancasila, sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, memiliki peran sentral dalam menyatukan bangsa Indonesia.
“Upacara ini merupakan upaya untuk meneguhkan komitmen agar lebih mendalami, menghayati, dan mengamalkan nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Bagi anggota Polri, upacara ini sebagai langkah untuk menggelorakan semangat pengabdian dalam rangka memupuk kedisiplinan, jiwa korsa, loyalitas, serta kebersamaan khususnya di Polres Pandeglang yang kita banggakan,” kata Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah.
Baca Juga : Puluhan Anggota Polres Pandeglang Jalani Tes Urine dalam Upaya Peningkatan Kedisiplinan
Dia juga menekankan bahwa Pancasila adalah hasil dari satu kesatuan, dimulai dari rumusan tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan oleh Sukarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, hingga rumusan final tanggal 18 Agustus 1945. Semua ini merupakan jiwa besar para founding father dan pejuang kemerdekaan yang bersatu dalam membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan.
Namun, Belny mengingatkan bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk pandangan, tindakan, dan sikap intoleran. Hal ini diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang sering menggaungkan hoaks, fitnah, dan perpecahan.
Kapolres Pandeglang mengajak semua pihak untuk waspada terhadap pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Dalam menghadapi setiap bentuk gerakan anti Pancasila, anti UUD 1945, anti NKRI, dan anti Bhinneka Tunggal Ika, kita harus mendukung tindakan tegas pemerintah.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus dijadikan sebagai upaya untuk melestarikan, mengamalkan, dan mengembangkan Pancasila sebagai sumber nilai yang telah teruji dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Belny.