Kapolsek Picung Polres Pandeglang Hadiri Kegiatan Pendampingan Keluarga Stunting di Desa Bungurcopong

Pandeglang, 5 Juni 2024 – Kapolsek Picung Polres Pandeglang, Iptu Arry Zuwono, SH, menghadiri kegiatan Pendampingan Keluarga Stunting di Desa Bungurcopong, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang pada hari Selasa, 4 Juni 2024. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten yang melakukan monitoring pendampingan keluarga stunting.

Dalam kegiatan ini, hadir pula para kader PKK dan orang tua dengan anak usia dini yang mendapatkan penguatan dan edukasi tentang asupan nutrisi serta stimulasi anak. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk Kapolsek Picung Iptu Arry Zuwono, SH, bersama Bhabinkamtibmas Bripka Dede Supriyadi dan PS Kanit Intelkam Bripka M. Firdaus. Tidak ketinggalan, perwakilan dari Danramil Bojong-Picung Serma Hanafi, Pj Kepala Desa Bungurcopong Asep Furqon, S.A.P, Pj Desa Cililitan Najmudin, serta Kepala Puskesmas Picung Hasan Yunus A beserta timnya turut mendukung kegiatan ini.

“Polsek Picung ikut mendukung program penanganan stunting sehingga semua pihak harus terus bergerak untuk mengatasinya,” ucap Kapolsek Iptu Arry Zuwono.

Monitoring terhadap asupan nutrisi dan stimulasi melalui pola asuh yang tepat untuk tumbuh kembang anak sangat ditekankan dalam kegiatan ini. Pj Sekda Provinsi Banten, Virgojanti, mengajak para kader untuk memastikan anak-anak usia dini dibawa ke fasilitas kesehatan. Di fasilitas ini, anak-anak diperiksa sehingga anak-anak yang mengalami stunting, gizi buruk, dan gizi kurang dapat terdata dan mendapatkan pendampingan.

“Dalam pendampingan, setiap kader PKK harus bisa mengedukasi keluarga anak stunting mengenai asupan nutrisi dan stimulasi. Pendampingan bisa dimonitor setiap hari lewat aplikasi e-dasawisma,” tambah Virgojanti. Selain itu, bantuan berupa pemberian makanan tambahan untuk keluarga kurang mampu dan edukasi kepada orang tua juga diberikan untuk memastikan keberlanjutan program.

Virgojanti juga menekankan bahwa pendampingan anak stunting tidak hanya memerlukan asupan makanan bergizi dan bernutrisi, tetapi juga stimulasi untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penanganan stunting di wilayah Desa Bungurcopong dan sekitarnya, serta mempererat kerjasama antara berbagai pihak untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.

posted in: Daerah
BAGIKAN ARTIKEL