Pandeglang – Polwan dari Satlantas Polres Pandeglang melaksanakan sosialisasi kepada siswa dan siswi SMA 8 Pandeglang mengenai bahaya balapan liar dan tawuran pada Kamis, 29 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para pelajar akan risiko dan konsekuensi dari tindakan-tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Dalam sosialisasi tersebut, Polwan memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang dampak negatif balapan liar dan tawuran, termasuk potensi kecelakaan yang bisa mengakibatkan cedera serius atau bahkan kematian. Mereka juga mengingatkan bahwa tindakan-tindakan tersebut dapat merusak masa depan para pelajar, serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas.
Pakor Polwan Polres Pandeglang, AKP Reni Widowati, yang memimpin kegiatan ini, menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di lingkungan sekolah dan masyarakat. “Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai masa depan kalian hancur karena terlibat dalam balapan liar atau tawuran. Jadilah pelajar yang bijak dan bertanggung jawab,” pesan AKP Reni kepada para siswa.
Kapolres Pandeglang, AKBP Oki Bagus Setiaji, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif sosialisasi ini. “Pendidikan dan sosialisasi kepada generasi muda sangat penting dalam upaya pencegahan tindakan berbahaya seperti balapan liar dan tawuran. Saya bangga dengan peran aktif Polwan Polres Pandeglang dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi para pelajar,” ujar Kapolres.
Dengan sosialisasi ini, diharapkan para siswa dan siswi SMA 8 Pandeglang dapat lebih memahami bahaya balapan liar dan tawuran, serta menghindari terlibat dalam aktivitas-aktivitas tersebut. Polres Pandeglang juga akan terus melakukan sosialisasi serupa di sekolah-sekolah lain untuk memastikan pesan ini tersampaikan dengan baik.