Pandeglang – Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui tindakan cepat atau quick respon terhadap laporan warga. Pada Senin (03/11), petugas Polres Pandeglang bergerak sigap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya aksi tawuran antar pelajar di wilayah hukum Polres Pandeglang.
Berkat kesigapan petugas di lapangan, sebanyak tujuh orang pelajar berhasil diamankan sebelum aksi tersebut berkembang lebih luas dan menimbulkan korban. Para pelajar yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolres Pandeglang untuk dilakukan pendataan dan pembinaan oleh Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Pandeglang, dipimpin langsung oleh KBO Satbinmas, Ipda Aguh.
Dalam kegiatan pembinaan, Ipda Aguh memberikan arahan dan nasihat kepada para pelajar agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Ia juga menekankan pentingnya menjaga pergaulan dan fokus pada kegiatan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kami dari Polres Pandeglang melakukan langkah cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Tujuh pelajar berhasil diamankan dan kami berikan pembinaan agar mereka memahami dampak negatif dari tawuran,” ujar Ipda Aguh.
“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga memberikan edukasi agar anak-anak ini tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus kita arahkan ke hal-hal positif,” tambahnya.
Kegiatan pembinaan juga dihadiri oleh pihak sekolah dan orang tua para pelajar. Dalam kesempatan tersebut, Satbinmas mengingatkan pentingnya kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, dan aparat kepolisian dalam mengawasi perilaku anak di luar jam sekolah.
Selain memberikan pembinaan, petugas Satbinmas juga mengajak para pelajar untuk menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Langkah ini diambil sebagai bentuk pembinaan preventif agar para siswa memahami konsekuensi hukum dari tindakan tawuran.
Kasat Binmas Polres Pandeglang, melalui KBO Satbinmas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mewujudkan Program Polisi Peduli Pelajar, yang menitikberatkan pada pencegahan kenakalan remaja melalui pendekatan edukatif dan humanis.
“Kami berharap peran aktif semua pihak, termasuk masyarakat, dalam memberikan informasi apabila melihat indikasi kenakalan remaja atau kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Polres Pandeglang akan selalu siap memberikan respon cepat demi menjaga situasi yang aman dan kondusif,” ujar Ipda Aguh menegaskan.
Dengan adanya langkah cepat dan pembinaan tersebut, Polres Pandeglang berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, serta dapat menjadi pembelajaran bagi pelajar lainnya untuk lebih disiplin, menghargai sesama, dan menjauhi kekerasan dalam bentuk apa pun.