Pandeglang – Jajaran Polsek Cibaliung Polres Pandeglang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan tindak kekerasan berupa perkelahian/pengeroyokan yang terjadi di Kampung Ciwangun, Desa Sukajadi, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Sabtu malam (23/05/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang warga bernama Abdul Holik meninggal dunia akibat luka yang dialami dalam kejadian tersebut. Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Cibaliung langsung menuju lokasi guna melakukan penanganan awal dan memastikan situasi tetap aman serta kondusif.
Kapolsek Cibaliung, AKP Asep Jamaludin, saat dikonfirmasi pada Minggu (24/05/2026), membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa Polsek Cibaliung segera melakukan quick respon dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengecekan terhadap korban di Puskesmas Cibaliung, serta membantu proses evakuasi korban hingga dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami dari Polsek melakukan penanganan awal di TKP, mengecek kondisi korban di PKM Cibaliung, serta mengantar jenazah korban ke RSUD Berkah Pandeglang. Untuk penanganan perkara saat ini sudah ditarik dan ditangani langsung oleh Polres Pandeglang,” ujar AKP Asep Jamaludin.
Selain melakukan langkah cepat di lokasi kejadian, petugas juga melakukan pengamanan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta mengumpulkan keterangan awal dari sejumlah pihak yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek menambahkan, terkait dugaan pelaku dalam perkara tersebut, saat ini terdapat empat orang yang telah diamankan dan dibawa ke Polres Pandeglang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.
“Empat orang sudah diamankan dan dibawa ke Polres Pandeglang. Untuk motif maupun penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BLUD UPT Puskesmas Cibaliung, Hj. Iyot Sa’diah, menyampaikan bahwa pihaknya menerima korban pada malam kejadian dan seluruh data penanganan telah disampaikan kepada pihak kepolisian sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Seluruh data penanganan korban sudah tercatat di pihak kepolisian, dan korban selanjutnya dibawa ke RS Pandeglang sekitar pukul 03.00 WIB untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari petugas piket, saat tiba di fasilitas kesehatan korban diduga sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Pandeglang guna kepentingan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang.