Pandeglang – Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi menghadiri upacara penutupan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri yang dilaksanakan di kawasan Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu (21/01/2026).
Upacara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen. Pol. Abdul Karim, S.I.K., M.Si., yang hadir didampingi oleh Kapolda Banten Irjen. Pol. Hengki, S.I.K., M.H. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pejabat utama Mabes Polri, pejabat Polda Banten, para Kapolres jajaran, serta seluruh peserta pembinaan tradisi Divpropam Polri.
Pembinaan tradisi dan pembaretan Divpropam Polri merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan karakter dan jati diri personel Divpropam Polri. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, loyalitas, integritas, serta tanggung jawab moral sebagai aparat penegak disiplin dan kode etik profesi Polri.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta telah melalui berbagai tahapan pembinaan fisik, mental, dan kepribadian, termasuk pembekalan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Puncak dari rangkaian kegiatan ditandai dengan prosesi pembaretan sebagai simbol kehormatan dan kesiapan personel dalam mengemban tugas sebagai bagian dari Divpropam Polri.
Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pembinaan sumber daya manusia Polri, khususnya bagi personel Divpropam yang memiliki peran strategis dalam menjaga disiplin, etika, serta marwah institusi Polri.
Menurutnya, Divpropam Polri memiliki tanggung jawab besar sebagai fungsi pengawasan internal yang dituntut untuk bersikap profesional, objektif, dan berintegritas tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas. Oleh karena itu, pembinaan tradisi dan pembaretan menjadi momentum penting dalam memperkuat karakter dan komitmen personel Propam Polri.
Sementara itu, Kadiv Propam Polri Irjen. Pol. Abdul Karim, S.I.K., M.Si., dalam amanatnya menekankan bahwa setiap personel Divpropam Polri harus mampu menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri. Ia mengingatkan bahwa tugas Propam tidak hanya menegakkan aturan, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri melalui sikap dan perilaku yang menjunjung tinggi etika serta profesionalisme.
Kadiv Propam Polri juga berharap para personel yang telah mengikuti pembinaan tradisi mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama proses pembinaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, baik di lingkungan internal Polri maupun dalam pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan upacara penutupan pembinaan tradisi dan pembaretan Divpropam Polri tersebut berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh makna. Seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar hingga akhir kegiatan, serta ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh personel Polri senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.