Polda Banten Gelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H / 2026 M

Polda Banten menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah / 2026 M dengan mengusung tema “Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Aula Gawekuta Baluarti Polda Banten.

Kegiatan peringatan Isra Mikraj ini dihadiri langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Dr. Hendra Wirawan, Ketua Umum PB Mathlaul Anwar KH. Embay Mulya Syarif, para Pejabat Utama Polda Banten, Kabintal Korem Kapten Inf Supriyanto, Koordinator Kejaksaan Tinggi Banten Arief Wibowo, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Banten Dr. H. Amrulloh, serta para ulama, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, dan personel Polda Banten.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan tilawah yang dibawakan oleh Briptu Muhammad Ridho dan Bripda Sintha, yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Selanjutnya, Polda Banten juga melaksanakan kegiatan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang sejalan dengan tema peringatan Isra Mikraj.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Islam, termasuk bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

“Isra Mikraj merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam, di mana Nabi Muhammad SAW diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian dinaikkan ke Sidratul Muntaha. Peristiwa ini mengajarkan kepada kita pentingnya keseimbangan antara hubungan spiritual dengan Allah SWT dan hubungan sosial dengan sesama manusia,” ujar Kapolda.

Irjen Pol Hengki menambahkan bahwa nilai-nilai keteladanan dari peristiwa Isra Mikraj harus menjadi pedoman bagi seluruh personel Polri dalam membentuk karakter yang beriman, bertakwa, serta berintegritas dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Melalui momentum Isra Mikraj ini, diharapkan seluruh personel Polri semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, empati, dan kepedulian sosial,” tambahnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, penceramah Ustadz Dr. H. Das’ad Latif menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar perjalanan fisik Nabi Muhammad SAW, melainkan merupakan perjalanan spiritual yang sarat dengan makna dan pelajaran bagi umat manusia.

“Perjalanan Nabi Muhammad SAW terjadi pada masa yang sangat sulit, setelah wafatnya istri tercinta Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib. Melalui Isra Mikraj, Allah SWT mengundang Rasulullah SAW untuk memperlihatkan kebesaran-Nya serta memberikan penguatan iman dan keteguhan hati bagi Rasulullah dan umatnya,” jelas Ustadz Das’ad.

Dalam ceramahnya, Ustadz Das’ad juga mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjaga persatuan dan kedamaian, khususnya di tengah derasnya arus informasi saat ini. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Masyarakat diharapkan untuk selalu melakukan penyaringan dan pengecekan terhadap setiap informasi yang diterima, agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks yang dapat merusak persatuan dan keharmonisan sosial,” tegasnya.

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Polda Banten ini diharapkan dapat menjadi momentum refleksi dan penguatan nilai-nilai spiritual bagi seluruh personel Polri, sehingga mampu meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kepedulian sosial dalam memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

posted in: Daerah
BAGIKAN ARTIKEL