Jelang Idulfitri 1447 H, Polres Pandeglang Perkuat Sinergi Lintas Sektoral dalam Rapat Persiapan Operasi Ketupat 2026

Pandeglang – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Pandeglang menggelar rapat koordinasi eksternal bersama seluruh stakeholder terkait guna memantapkan persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Polres Pandeglang pada Senin, 02 Maret 2026.

Rapat dipimpin langsung oleh Kapolres Pandeglang, AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi, dan dihadiri oleh perwakilan unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, Jasa Raharja, dan pengelola terminal, serta instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Pandeglang menyampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan setiap tahun dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, serta menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Idulfitri. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan yang matang, perencanaan yang terstruktur, serta sinergitas yang solid antarinstansi.

“Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Kita harus memastikan masyarakat yang melaksanakan mudik maupun merayakan Idulfitri di wilayah Kabupaten Pandeglang dapat merasa aman dan nyaman. Sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci keberhasilan pengamanan,” tegas Kapolres.

Dalam rapat tersebut, dibahas secara komprehensif berbagai aspek teknis dan strategis, di antaranya pemetaan potensi kerawanan gangguan kamtibmas, titik rawan kecelakaan lalu lintas, potensi kemacetan, lokasi rawan bencana alam, serta pengamanan objek vital dan tempat-tempat wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.

Selain itu, dibahas pula rencana pendirian Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), serta Pos Terpadu di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Pandeglang. Penempatan personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan kebutuhan di lapangan.

Dinas Perhubungan memaparkan kesiapan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus kendaraan apabila terjadi kepadatan, serta pengawasan terhadap angkutan umum guna memastikan keselamatan penumpang. Sementara itu, Dinas Kesehatan menyampaikan kesiapan tenaga medis dan ambulans untuk mendukung pelayanan di pos-pos pengamanan.

BPBD Kabupaten Pandeglang juga menyampaikan kesiapan antisipasi potensi bencana alam, mengingat wilayah Pandeglang memiliki sejumlah titik rawan banjir dan tanah longsor yang perlu diantisipasi, terutama jika terjadi cuaca ekstrem selama periode Operasi Ketupat.

Kapolres menegaskan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang cepat dan efektif selama pelaksanaan operasi berlangsung. Setiap perkembangan situasi di lapangan harus segera dilaporkan dan ditangani secara terpadu agar tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

“Kita harus responsif terhadap setiap dinamika yang terjadi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, kedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan,” tambahnya.

Melalui rapat koordinasi eksternal ini, diharapkan seluruh stakeholder memiliki persepsi yang sama serta komitmen bersama dalam mendukung kelancaran dan keberhasilan Operasi Ketupat 2026. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pandeglang selama perayaan Idulfitri diharapkan tetap aman, tertib, lancar, dan kondusif.

posted in: Daerah
BAGIKAN ARTIKEL