Picung – Ps Kasium Polsek Picung Polres Pandeglang, Aipda Hendrik S.H, ditugaskan untuk menjadi moderator dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negri 12 Pandeglang pada hari Rabu, 17 Juli 2024. Dalam kesempatan tersebut, Aipda Hendrik juga memberikan sosialisasi kepada para siswa baru tentang pencegahan bullying.
Kegiatan MPLS SMA Negri 12 Pandeglang ini diikuti oleh seluruh siswa baru angkatan 2024/2025. Acara diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMA Negri 12 Pandeglang, kemudian dilanjutkan dengan berbagai materi pengenalan sekolah dan lingkungan sekitar.
Aipda Hendrik, dalam materinya, menjelaskan tentang pengertian bullying, jenis – jenis bullying, dampak negatif bullying, dan cara-cara untuk mencegah bullying. Ia juga memberikan tips kepada para siswa baru agar terhindar dari menjadi korban bullying maupun pelaku bullying.
“Bullying adalah perilaku yang tidak diinginkan, berulang, dan dilakukan untuk menyakiti atau mengintimidasi orang lain. Bullying dapat terjadi secara fisik, verbal, maupun emosional,” jelas Aipda Hendrik.
Aipda Hendrik juga menyampaikan bahwa bullying dapat memberikan dampak negatif yang serius bagi korbannya, baik secara fisik maupun mental. Korban bullying dapat mengalami depresi, kecemasan, rasa takut, dan bahkan bunuh diri.
“Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk mencegah bullying terjadi. Kita harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain,” ujar Aipda Hendrik.
Aipda Hendrik berharap dengan adanya sosialisasi ini, para siswa baru SMA Negri 12 Pandeglang dapat memahami tentang bullying dan dapat terhindar dari perilaku tersebut.
Kapolsek Picung, Iptu Arry Zuwono S.H melalui Bhabinkamtibmas Polsek Picung, Bripka Dede S, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen Polsek Picung dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan sekolah.
“Polsek Picung akan terus bersinergi dengan pihak sekolah untuk mencegah terjadinya bullying dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi para siswa,” ujar Bripka Dede S.
Bripka Dede S menambahkan bahwa Polsek Picung juga membuka layanan pengaduan bagi para korban bullying. Para korban bullying dapat melapor ke Polsek Picung untuk mendapatkan bantuan dan perlindungan.