Pandeglang – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pandeglang menggelar kegiatan doa bersama dan santunan kepada anak yatim yang dilaksanakan di Aula Polres Pandeglang, pada Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pandeglang, AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi, serta dihadiri pejabat utama Polres Pandeglang, personel kepolisian, Bhayangkari, tokoh agama, dan anak-anak yatim dari sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang.
Acara diawali dengan pembacaan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon keselamatan, kelancaran tugas, serta keberkahan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terasa selama kegiatan berlangsung.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga mengedepankan nilai sosial dan kepedulian terhadap sesama.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim sekaligus memohon doa agar Polri, khususnya Polres Pandeglang, senantiasa diberikan kekuatan dan kelancaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Bhayangkara menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan kepedulian sosial, mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menjalankan tugas secara humanis dan profesional.
Selain pemberian santunan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara keluarga besar Polres Pandeglang dengan masyarakat. Anak-anak yatim yang hadir tampak antusias dan bahagia menerima perhatian serta bantuan yang diberikan.
Kegiatan sosial ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polres Pandeglang terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pandeglang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai institusi yang peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan sosial.