PANDEGLANG – Kapolsek Menes Polres Pandeglang Kompol Wahyu Bintarna, memberikan pembinaan kepada siswa SMPN 1 Menes yang terlibat dalam aksi tawuran yang terjadi pada hari Minggu sekitar pukul 14.30 WIB di wilayah hukum Polsek Pulosari, Polres Pandeglang.
Pembinaan tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan edukasi, meningkatkan kesadaran hukum, serta mencegah para pelajar mengulangi perbuatan serupa di kemudian hari.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Menes mengingatkan para siswa bahwa aksi tawuran tidak memberikan manfaat apa pun. Sebaliknya, tindakan tersebut dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan pihak lain, bahkan berpotensi mengakibatkan luka serius hingga hilangnya nyawa serta mengganggu ketertiban masyarakat.
Kapolsek juga menekankan pentingnya bagi para pelajar untuk fokus pada pendidikan dan prestasi. Para siswa diimbau agar mengisi waktu dengan kegiatan positif, belajar dengan sungguh-sungguh, mengembangkan bakat, serta berusaha meraih cita-cita demi masa depan yang lebih baik.
Selain itu, para siswa diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan, tantangan, maupun konten negatif yang beredar melalui grup percakapan dan media sosial. Para pelajar diminta untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak ikut menyebarkan pesan yang dapat memicu perselisihan atau aksi kekerasan.
Kapolsek Menes juga mengimbau para siswa untuk menjauhi kelompok atau geng yang berpotensi mengarah pada kenakalan remaja, tidak mengikuti konvoi yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta tidak terlibat dalam kegiatan yang berisiko menimbulkan tawuran.
Tidak hanya itu, para pelajar turut diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, perjudian online (judol), serta pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Siswa diingatkan agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, termasuk knalpot bising atau knalpot brong, yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Kapolsek Menes menegaskan bahwa pembinaan terhadap pelajar merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk membangun karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan taat hukum.
Para siswa diharapkan dapat mengambil pelajaran dari kejadian tersebut dan berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Polsek Menes mengajak pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan serta memberikan bimbingan kepada generasi muda agar terhindar dari tawuran dan berbagai bentuk kenakalan remaja.
Dengan adanya sinergi antara kepolisian, sekolah, keluarga, dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif serta generasi muda yang mampu meraih prestasi tanpa terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum.