Lindungi Generasi Muda dari Perundungan, Polres Pandeglang Gaungkan Pesan Kamtibmas Lewat Jumat Keliling

PANDEGLANG – Polres Pandeglang kembali melaksanakan kegiatan Jumat Keliling sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Hidayah, Kampung Kadupandak, Kelurahan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, pada Jumat (30/10/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolres Pandeglang, Kompol Yudha Hermawan, didampingi sejumlah pejabat utama Polres Pandeglang. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polri dalam membangun komunikasi dengan masyarakat serta meningkatkan kepedulian bersama terhadap berbagai persoalan sosial, khususnya pencegahan perundungan atau bullying terhadap anak.

Usai pelaksanaan salat Jumat, Kompol Yudha Hermawan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para jemaah yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya peran keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat dalam mencegah terjadinya perundungan terhadap anak, baik di lingkungan sekolah, tempat bermain, maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Perundungan terhadap anak merupakan persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat. Perilaku tersebut tidak hanya dapat berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat berbentuk ejekan, penghinaan, intimidasi, pengucilan, hingga tindakan melalui media sosial yang berpotensi mengganggu kondisi psikologis dan perkembangan anak.

Oleh karena itu, diperlukan kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak. Orang tua diharapkan dapat memberikan perhatian terhadap aktivitas serta pergaulan anak, membangun komunikasi yang terbuka, dan menanamkan nilai-nilai saling menghormati sejak dini.

Dalam penyampaiannya, Wakapolres Pandeglang juga mengajak para jemaah untuk tidak menganggap perundungan sebagai tindakan yang wajar atau sekadar candaan. Setiap bentuk perilaku yang merendahkan, menyakiti, atau mengintimidasi anak perlu mendapat perhatian agar tidak berkembang menjadi tindakan yang lebih serius.

Masyarakat juga diimbau agar berani mengambil peran ketika mengetahui adanya dugaan perundungan di lingkungan sekitarnya. Kepedulian dan respons yang tepat dari orang dewasa dapat membantu melindungi anak serta mencegah dampak yang lebih luas. Apabila menemukan indikasi perundungan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak sekolah, orang tua, atau pihak berwenang agar permasalahan dapat ditangani secara tepat.

Selain menyampaikan pesan mengenai pencegahan perundungan, kegiatan Jumat Keliling ini juga menjadi sarana bagi Polres Pandeglang untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memperkuat hubungan antara kepolisian dengan tokoh agama serta warga setempat. Melalui komunikasi secara langsung, diharapkan terbangun kepercayaan dan kerja sama yang semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kehadiran Wakapolres Pandeglang beserta jajaran di tengah masyarakat juga mencerminkan komitmen Polri untuk terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif. Masjid sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial masyarakat menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, serta mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Polres Pandeglang berharap melalui kegiatan Jumat Keliling ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak semakin meningkat. Pencegahan perundungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif orang tua, tenaga pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.

posted in: Sosial Budaya
BAGIKAN ARTIKEL
Hubungi FIF via WhatsApp