Pandeglang – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemberangkatan jemaah haji, Polres Pandeglang memperketat pengawasan terhadap potensi tindak pidana pencurian maupun pembobolan kendaraan di kawasan Pendopo Pandeglang dan sekitarnya.
Langkah antisipasi ini dilakukan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, di mana keramaian pengantar jemaah kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan aksi kriminalitas.
Kabagops Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufik, mengatakan pihaknya telah menyiapkan pola pengamanan menyeluruh guna memberikan rasa aman kepada para jemaah maupun keluarga pengantar.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap barang bawaan serta mengawasi anak-anak saat berada di tengah keramaian. Kasus tahun lalu seperti pembobolan mobil menjadi salah satu tolok ukur bagi kami untuk meningkatkan pengamanan,” ujar AKP Abdul Rahman Taufik, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, Polres Pandeglang telah memasang spanduk imbauan di sejumlah titik strategis serta melakukan sosialisasi melalui pengeras suara agar masyarakat lebih berhati-hati selama proses pemberangkatan berlangsung.
Selain itu, personel gabungan dari Polri dan TNI, termasuk anggota berpakaian preman, turut disebar di area pendopo, kantong parkir, hingga jalur protokol guna menekan angka kriminalitas dan mengantisipasi gangguan kamtibmas lainnya.
Pengamanan pemberangkatan jemaah haji ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni pada tanggal 9 Mei, 13 Mei, dan 17 Mei 2026. Fokus pengawasan tidak hanya berada di dalam area Pendopo Pandeglang, tetapi juga mencakup seluruh akses keluar masuk kendaraan dan lokasi parkir masyarakat.
Meski dilakukan penutupan pada sejumlah ruas jalan tertentu, akses masyarakat tetap dibuka melalui jalur alternatif yang telah disiapkan petugas. Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan untuk memastikan 10 armada bus pengangkut jemaah dapat bergerak lancar menuju jalur utama saat waktu keberangkatan tiba.
Pada pengamanan hari pertama, sebanyak 393 jemaah haji menjadi fokus pengamanan petugas sebelum diberangkatkan pada pukul 03.00 WIB dini hari. Aparat memastikan seluruh area Alun-Alun Pandeglang dalam kondisi aman dan steril dari potensi gangguan ketertiban.
“Kami mengimbau masyarakat pengantar untuk senantiasa waspada terhadap barang bawaan maupun anak-anak mereka saat menunggu pemberangkatan,” tambahnya.
Polres Pandeglang juga mengimbau keluarga jemaah agar mematuhi aturan satu pengantar untuk satu jemaah demi menjaga ketertiban dan kelancaran prosesi pelepasan. Kepatuhan masyarakat terhadap arahan petugas dinilai sangat membantu dalam menciptakan suasana pemberangkatan yang aman, tertib, dan khidmat.