Polres Pandeglang Gelar Sosialisasi Bersih dari Judi Daring dan Penipuan Digital kepada Saka Bhayangkara

PANDEGLANG – Polres Pandeglang terus meningkatkan upaya pencegahan terhadap praktik judi daring dan penipuan digital melalui kegiatan sosialisasi kepada anggota Saka Bhayangkara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Bumi Perkemahan Villa Garden, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, pada Minggu (25 Oktober 2026).

Sosialisasi ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Pandeglang, AKP Ahmad Rifai, didampingi Kasi Humas Polres Pandeglang, IPTU Mukti Gaffar. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Bersih dari Judi Daring dan Penipuan Digital” sebagai bentuk edukasi kepada generasi muda agar lebih memahami bahaya serta dampak negatif kejahatan di ruang digital.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Pandeglang dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda yang tergabung dalam Saka Bhayangkara, agar mampu menggunakan teknologi digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Dalam penyampaian materinya, Kasat Binmas Polres Pandeglang, AKP Ahmad Rifai, memberikan pemahaman mengenai bahaya judi daring yang dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun psikologis. Judi daring juga berpotensi menjerumuskan penggunanya ke dalam permasalahan keuangan, memicu konflik keluarga, serta mengganggu konsentrasi dalam menjalankan aktivitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan para anggota Saka Bhayangkara agar tidak mudah tergiur dengan berbagai tawaran keuntungan instan yang beredar melalui internet maupun media sosial. Masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan mampu membentengi diri dari pengaruh negatif lingkungan digital dengan meningkatkan pengetahuan, kedisiplinan, dan kesadaran hukum.

Selain membahas bahaya judi daring, sosialisasi tersebut juga menyoroti maraknya modus penipuan digital yang dapat menyasar siapa saja. Berbagai modus penipuan, seperti pesan mencurigakan, tautan palsu, akun media sosial tiruan, hadiah fiktif, hingga permintaan kode OTP dan data pribadi, menjadi hal penting yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.

AKP Ahmad Rifai mengimbau para peserta agar selalu berhati-hati ketika menerima pesan, panggilan, maupun tawaran dari pihak yang tidak dikenal. Setiap informasi yang diterima melalui media digital hendaknya diperiksa terlebih dahulu kebenarannya sebelum mengambil tindakan, terlebih jika berkaitan dengan transaksi keuangan atau permintaan informasi pribadi.

Para anggota Saka Bhayangkara juga diingatkan untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang tidak jelas sumbernya, tidak membagikan kata sandi maupun kode OTP kepada siapa pun, serta tidak mudah percaya terhadap pihak yang menjanjikan hadiah atau keuntungan dalam jumlah besar tanpa dasar yang jelas.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pandeglang, IPTU Mukti Gaffar, turut memberikan penekanan mengenai pentingnya literasi digital dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Menurutnya, kemampuan menggunakan perangkat digital harus diimbangi dengan pemahaman mengenai keamanan data, etika bermedia sosial, serta kesadaran untuk menyaring informasi sebelum menyebarkannya.

Ia juga mengajak para anggota Saka Bhayangkara untuk menjadi pelopor dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada teman sebaya maupun masyarakat di lingkungan masing-masing. Generasi muda diharapkan tidak hanya mampu melindungi diri dari ancaman kejahatan digital, tetapi juga turut membantu meningkatkan kesadaran orang lain agar tidak menjadi korban.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polres Pandeglang berharap anggota Saka Bhayangkara dapat menjadi mitra Polri dalam menyebarluaskan edukasi mengenai bahaya judi daring dan penipuan digital. Peran generasi muda dinilai penting dalam membangun lingkungan yang sehat, produktif, serta terbebas dari berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat kedekatan antara Polri dan generasi muda melalui pendekatan edukatif dan pembinaan. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan para anggota Saka Bhayangkara semakin memahami pentingnya menaati hukum serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polres Pandeglang terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan yang bermanfaat, seperti belajar, mengembangkan keterampilan, memperluas wawasan, dan membangun kreativitas. Sebaliknya, masyarakat diimbau menjauhi aktivitas yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain, termasuk judi daring dan tindakan penipuan melalui media elektronik.

Melalui sosialisasi bertema “Bersih dari Judi Daring dan Penipuan Digital” ini, Polres Pandeglang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah preventif melalui edukasi dan pembinaan masyarakat, khususnya generasi muda.

Diharapkan, para anggota Saka Bhayangkara mampu menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, bijak dalam bermedia digital, serta berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang aman dan sehat demi terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Pandeglang.

posted in: Daerah
BAGIKAN ARTIKEL
Hubungi FIF via WhatsApp